Kiat-kiat Menulis Cerpen
1. Tentukan genre
Apa itu genre? Genre adalah aliran dalam cerpen. Bisa dibilan jenis cerpen. Ada beberapa genre yang wajib diketahui yaitu: Romance, Comedy, Horor, Thriller, Fantasy dan Action.
2. Tentukan tema
Apa itu tema? Tema adalah inti sebuah cerita yang kita tulis. Inti permasalah yang dibahas dalam tulisan.
3. Tentukan nama tokoh
Sebuah tulisan kalau tidaka ada tokoh-tokoh di dalamnya tentu sangat aneh. Oleh karena itu, kita harus menentukan nama-nama tokoh dalam tulisan kita beserta peranannya.
4. Tentukan setting
Apa itu setting? Setting meliputi tempat, waktu dan keadaan. Terutama tempat, sangat penting bagi tulisan kita mencantumkan nama tempat. Cerita yang kita buat itu di mana tempat kejadiannya. Apa di Surabaya? Jakarta? Atau Bandung?
5. Tentukan POV.
Apa itu POV? POV adalah sudut pandang dalam tulisan kita. Ada 3 POV.
POV orang pertama: Di sini menggunakan sudut pandang orang pertama. Di mana si penulis menjadi tokoh utama dalam tulisan itu. Di tulisan ini memakai kata ganti ‘aku’ sebagai si tokoh utama.
POV orang kedua: Di sini menggunakan sudut pandang orang kedua. Di mana si penulis berlaku sebagai narator/orang kedua yang menceritakan orang lain sebagai tokoh utama. Di tulisan ini biasanya memakai kata ganti ‘kamu’ untuk merujuk ke tokoh utama.
POV orang ketiga: Di sini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Di mana si penulis menjadi orang luar yang hanya mengendalikan tokoh-tokoh dalam tulisannya. Di tulisan ini memakai nama tokoh, kata pengganti ‘dia’ atau ‘ia’.
6. Tentukan alur.
Apa itu alur? Alur adalah jalan cerita tulisan kita. Ada tiga macam alur, alur maju dan alur mundur. Alur maju adalah jalan cerita yang kita tulis maju ke depan. Sedangkan alur mundur adalah jalan cerita yang kita tulis mundur ke belakang. Lalu ada alur gabungan yang merupakan gabungan dari alur maju dan mundur.
7. Buat sinopsis.
Sinopsis adalah ringkasan cerita mulai dari awal sampai akhir.
8. Tentukan konflik.
Konflik adalah sebuah keadaan dalam keadaan yang memancing emosional pembaca dan membuat pembaca geregetan.
9. Tentukan penyelesaian.
Sebuah konflik tentu harus dicari penyelesaiannya. Dan buat jebakan dalam penyelesaiannya ini biar pembaca tidak bisa menebak.
10. Tentukan ending.
Ending adalah akhir cerita yang kita tulis. Ada tiga macam ending. Sad ending berarti berakhir sedih. Happy ending berarti berakhir bahagia. Dan ending menggantung yang berarti berakhir menggantung, masih belum selesai.

0 komentar